Fhati Shatilla Humaira Juara Menulis Tingkat Provinsi, Wakili Aceh di Lomba Nasional FLS3N

SMP Negeri 6 Lhokseumawe Merayakan Keberhasilan Fhati Shatilla Humaira, Juara Menulis Cerita Tingkat ProvinsiFhati Shatilla Humaira berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menjadi juara menulis cerita tingkat provinsi dan mewakili Aceh pada Lomba FLS3N Tingkat Nasional. Prestasinya diraih berkat bimbingan intensif Guru Yayuk Siswanty, S.Pd serta dukungan penuh Kepala Sekolah Mulyadi, S.Pd., M.Pd.

Fhati, siswi kelas VIII SMP Negeri 6 Lhokseumawe, mengirimkan karya fiksinya yang berjudul “Liburan Pengukap Rahasia” ke ajang kompetisi menulis cerita tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Cerita tersebut menggambarkan Liburan seorang anak yang dapat mengungkap sebuah rahasia cerita mistis yang selama ini menjadi cerita masyarakat desa selama belasan tahun, yang kemudian menginspirasi para juri dengan alur yang kuat dan bahasa yang mengalir. Kemenangan ini mengantarkannya pada panggung nasional O2SN, sebuah kompetisi bergengsi yang menilai kemampuan akademik, kreativitas, dan kepemimpinan siswa.

Guru pendamping, Yayuk Siswanty, S.Pd, mengungkapkan kebanggaan atas prestasi Fhati, “Saya selalu melihat Fhati memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta kemampuan mengekspresikan diri lewat tulisan. Bimbingan intensif dan latihan rutin membuatnya siap menghadapi tantangan di tingkat yang lebih tinggi.” Ia menambahkan bahwa proses menulis diperkaya dengan diskusi kelompok dan workshop kreatif untuk melatih kemampuan naratif siswa.

Kepala Sekolah, Mulyadi, S.Pd., M.Pd, juga memberikan sambutan hangat, “Keberhasilan Fhati adalah bukti nyata bahwa SMP Negeri 6 Lhokseumawe mampu menumbuhkan bakat luar biasa di bidang literasi. Kami berterima kasih atas dukungan pihak orang tua dan seluruh warga sekolah yang selalu memotivasi para siswa untuk berprestasi.” Ia menegaskan komitmen sekolah untuk terus mendukung program literasi dan seni menulis.

Sebagai perwakilan Aceh, Fhati akan berkompetisi di Lomba O2SN Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan pada bulan November mendatang. Persiapan tambahan meliputi seminar menulis, pelatihan public speaking, dan simulasi ujian untuk mengasah kemampuan berpikir kritis serta kreativitasnya di panggung nasional.

Kemenangan Fhati tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga memberikan inspirasi bagi siswa-siswa lain di provinsi Aceh. “Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi teman-teman untuk terus berkreasi dan tidak takut mengungkapkan ide-ide mereka,” kata Fhati dengan senyum bangga setelah menerima penghargaan.

Semoga Fhati Shatilla Humaira dapat melanjutkan keberhasilan ini di tingkat nasional serta menjadi contoh teladan bagi generasi muda Aceh dalam mengembangkan potensi diri dan menorehkan prestasi di bidang literasi.